BRMP Papua Melaksanakan Rapat Koordinasi Awal Tentang Pencetakan Sawah di Wamena, Papua Pegunungan
[8 Agustus 2025] BRMP Papua melaksanakan Rapat koordinasi (Rakor) awal tentang program cetak Sawah di Wamena, Kab. Jayawijaya, Provinsi Pegunungan. Acara rapat berlangsung di Ruang Meeting Grand Sartika hotel di Wamena.
Hadir dalam rapat kepala Dinas pertanian dan Pangan Provinsi Papua Pegunungan beserta kepala Kepala Bidang PSP, Tanaman Pangan, dan PPK satker cetak sawah; kepala Dinas pertanian Kabupaten Jayawijaya beserta kepala Bidang PSP dan Kepala Bidang Tanaman Pangan, serta perwakilan pengurus kelompok P3A dan Petani calon lokasi cetak sawah dari wilayah Wita Waya, Wamena.
Acara Rakor dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Provinsi Papua Pegunungan, Bapak Sem Kepno. Dalam arahanya, Bapak Sem Kepno, S. Sos, M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kepala BRMP Papua selaku Pj Swasembada yg telah menginisasi rakor pertama tentang cetak sawah di Wamena.
Mengawali Diskusi, Kepala BRMP Papua, Dr. Aser Rouw, SP, M.Si memaparkan tentang target cetak sawah secara nasional, alokasi target cetak sawah utk Papua Pegunungan, target kinerja cetak sawah, tahapan pelaksanaan SID dan cetak sawah, serta catatan kritis proses dan target cetak sawah sampai dengan bulan Oktober 2025 sesuai dengan target Kementan.
Dalam sesi diskusi, kepala Dinas Pertanian dan Papua Pegunungan, bapak Sem menyampaikan hasil sosialisasi dan keinginan provinsi utk mencetak sawah seluas 5000 Ha di Wamena. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten menjelaskan perlu mempertimbangkan target luas 5000 Ha karena waktu yang relatif singkat, hanya dua bulan (Agustus-Oktober 2025).
Menjawab arahan dari Bapak Sem dan pertimbangan dari J. Hendri Tetelepta, SP, M.AP. Kepala BRMP Papua memberi penjelasan tentang simulasi kinerja cetak Sawah dan SID berdasarkan target waktu Agustus-Oktober 2025. Dari simulasi ini dan berdasarkan evaluasi terhadap data pendukung yg telah tersedia, disampaikan bahwa target yg cukup realistis adalah 1000 ha. Sementara itu, petani milenial yg mewakili P3A dan petani, Asur Alua Itawai dan Yonas Marlan menyatakan kesiapan dan kesanggupan utk mewujudkan pelaksanaan kegiatan cetak sawah di lapangan.
Rakor ini berhasil menyepakati alokasi cetak sawah seluas 1000 ha dari 5000 ha yg diusulkan oleh Pemda Papua Pegunungan, serta menetapakan 4 strategi percepatan: 1) susun jadwal kerja dalam skala harian, 2) segera lakukan penyelesaian data dukung administrasi utk SID, dokumen lingkungan, dan kontruksi, serta tim teknis utk monitoring dan evaluasi, 3) lakukan pekerjaan secara paralel, 4) lakukan kolaborasi dan sinergi secara antar semua pihak.